Minggu, 21 Juni 2015

TAKE HOME TEST 3 - KAJIAN ARTIKEL ILMIAH INTERAKSI MANUSIA KOMPUTER – GENAP 2015



Judul              : Sketching Interactive Systems with Sketchify
Penulis                 : ˇZELJKO OBRENOVIC and JEAN-BERNARD MARTENS, Eindhoven University of Technology
URL/DOI               : Obrenovic, ˇ Z. and Martens, J.-B. 2011. Sketching interactive systems with sketchify. ACM Trans. Comput.-Hum. Interact. 18, 1, Article 4 (April 2011), 38 pages. DOI = 10.1145/1959022.1959026 http://doi.acm.org/10.1145/1959022.1959026
Abstrak                : Recent discussions in the interaction design community have called attention to sketching as an omnipresent element of any disciplined activity of design, and have pointed out that sketching should be extended beyond the simple creation of a pencil trace on paper. More specifically, the need to deal with all attributes of a user experience, especially the timing, phrasing, and feel of the interaction, has been identified. In this article, we propose extending the concept of sketching with a pencil on paper to the more generic concept of fluent exploration of interactive materials. We define interactive materials as any piece of software or hardware that represents or simulates a part of the interactive user experience, such as input from sensors, output in the form of sound, video, or image, or interaction with Web services or specialized programs. We have implemented the proposed concept within Sketchify, a tool for sketching user interfaces. Sketchify gives designers the freedom to manipulate interactive materials by combining elements of traditional freehand sketching with functional extensions and end-user programming tools, such as spreadsheets and scripting. We have evaluated Sketchify in the education of interaction designers, identifying both successful aspects and aspects that need further improvements.
Pengkaji               : Ani Mutianah
Ulasan/ Kajian     :
Sketsa merupakan dasar untuk membuat sebuah desain grafis dengan menggunakan alat tradisonal berupa kertas dan pensil. Dewasa ini sketsa sangat digandrungi oleh kelompok akademisi dari desain grafis maupun arsitektur melalui berbagai bentuk kursus yang ditawarkan. Akan tetapi untuk desainer interaksi yang menginginkan merancang user interaksi baru disulitkan dengan ketersediaan teknik sketsa yang sangat terbatas. Buxton berpendapat bahwa pembuatan sketsa fisik relative mudah, akan tetapi pembuatan sketsa desain interaksi dikatakan sulit karena permasalahan tidak adanya pensil dan kertas yang dapat menciptakan interaksi pidato, atau untuk menggambarkan interaksi skenario dalam domain seperti kecerdasan ambient,interaksi yang nyata, multimodal interaksi, atau komputasi meresap. Berdasarkan teori, pembuatan sketsa desain interaksi harus memiliki dua tujuan utama yaitu :
1.    Desain interaksi harus memperjelas pengalaman user terkait interaksi puser dengan system. Kemudian desain interaksi harus memiliki teknik yang lebih baik dari teknik yang ada saat ini. teknik ini perlu mengkombinasikan kecepatan dan kebebasan berekspresi, dan perlu membantu dalam menghasilkan output yang mengundang diskusi.
2.    Sketsa harus menghasilkan suatu gambaran dari pensil yang berkaitan erat dengan atribut penting dari pengalaman pengguna secara keseluruhan, terutama waktu, kalimat, dan nuansa yang mampu menciptakan system interaksi menjadi lebih baik melalui sketsa tradisional yang sudah di modernkan dengan teknik pemrograman.
Dengan permasalahan yang ada serta teori pembuatan sketsa desain informasi yang perlu memenuhi dua tujuan di atas, di ciptakanlah suatu terobosan baru yang disebut Sketchify. Sketchify merupakan system sketsa interaktif yang berfungsi untuk mensimulasikan sketsa yang telah digambar pada kertas kedalam bentuk interaktif melalui pemrograman dengan bahan berupa perangkat lunak yang memungkinkan mensimulasikan pengalaman user dalam bentuk audio, video, gambar, atau interaksi melalui website. Dengan sketchify ini pengguna dapat menggabungkan unsur-unsur freehand sketsa dengan pemrograman pengguna akhir. Komponen editor di dalam scetchify di antaranya adalah :
·      Mode gambar freehand, digunakan untuk membuat gambar bitmap
·      Daerah Active, digunakan untuk membuat berbagai efek interaktif
·      Events Dan tindakan di Sketchify, digunakan untuk mendukung definisi event dari interaksi
·      Timers, Digunakan untuk menghasilkan efek dinamis canggih
·      Macros, Digunakan untuk menghasilkan efek animasi
·      Formulas Dan template di Sketchify, dan  Advanced.
Dalam contoh scenario dijelaskan mengenai anne, seorang mahasiswa desain industry yang akan menciptakan sebuah alat yang berkaitan erat dengan kebutuhan sehari-hari yang sederhana akan tetapi pembuatannya cukup kompleks karena harus memenuhi beberapa criteria yang di ajukan oleh pengguna. Alat tersebut yaitu mesin kopi cerdas (icom) yang mampu membuat kopi panas, mendeteksi keberadaan manusia, serta berperan sebagai sumber pencahayaan dan penyedia music. Dengan cara yang biasa, anne harus melalui proses yang cukup sulit dikarenakan harus mengggabungkan beberapa perangkat lunak dari berbagai sumber yang satu persatu di terapkkan di komputernya, kemudian apabila gagal dan tidak sesuai, ia harus mencoba yang lainnya. Langkah yang dilakukan anne yaitu melakukan sketsa di atas kertas serta membuat prototyping, melakukan system sketsa elektronik, kemudian mencari platform untuk membuat prototyping yang interaktif. Kendala-kendala yang dihadapi anne diantaranya yaitu kurangnya ketersediaan alat yang terintegrasi, spesifikasi dan perpanjangan alat yang terbatas, keragaman pengguna, serta teknologi evolusi. Melalui system sketsa interaktif dengan skechify, anne dapat membuat alatnya dengan lebih mudah. Karena tujuan dari sketchify sendiri adalah untuk membangun alat yang dapat mendukung desainer sketsa interaktif baru yang mengacu pada prinsip-prinsip desain.
Dalam kasus ini akan ada dua perlakuan tertentu yang menghasilkan respon yang berbeda antara perlakuan satu dengan yang lainnya. Perlakuan tersebut yaitu:
1.    Apabila mesin kopi mendeteksi manusia berada didepannya, mesin kopi akan memunculkan menu.
2.    Apabila mesin kopi tidak mendeteksi manusia di depannya, mesin kopi akan menyalakan music dan efek lampu.
Untuk membuat dua respon tersebut dengan perlakuan yang berbeda tersebut, sketchify dapat di andalkan. Karena sketchify memiliki link dengan berbagai perangkat lunak diantaranya yaitu Max, MSP, dan Jitter ; eyes web ; serta aplikasi flash. Eyes web mampu menunjukkan proses gerak manusia secara nyata, mendeteksi posisi dan pusat grafitasi dari tubuh manusia. Melalui komponen ini memungkinkan kita memperoleh perlakuan yang pertama yaitu alat dapat mendeteksi keberadaan manusia. Dalam hal ini manusia telah masuk kedalam kegiatan interaksi dimana setelah terdeteksi, mesin kopi akan menampilkan menu dan manusia dapat memilik henu yang tersedia. Kemudian, eyes web dikombinasikan dengan max untuk menciptakan perlakuan kedua dimana melalui max, mesin kopi dapat menangkap perintah yang berbeda melalui navigasi control yang berbeda sehingga aplikasi pemutar music dapat berjalan, setain itu jua dikombinasikan dengan flash web yang dapat terhubung dengan internet dimana pengguna dapat mengoperasikannya dengan navigasi yang tersedia sehingga dapat terhubung pada jaringan internet.
Untuk mengintergrasikan perangkat lunak yang tidak memiliki API di program atau tidak tersedia, sketchify menggunakan beberapa teknik hacking yang biasa digunakan oleh hacker dengan mekanisme menggores layar, screenpoking, serta menangkap layar.
Selain itu, pembuatan desain interaksi menggunakan sketchify juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan komponen yang ada pada sketchify dengan cara memadukan antara satu komponen dengan komponen yang lain.
Sketchify memungkinkan untuk mencipatak desain interaksi yang dapat memuat interaksi dalam bentuk audio, video, gambar, atau interaksi melalui website. Berikut beberapa layanan software yang telah disederhanakan dan terhubung dengan sketchify:
1.    Middleware, yang bermanfaat untuk memperoleh interaksi pengguna agar bekerja dengan variable.
2.    Spread sheet, yang bermanfaat untuk memperoleh variable ejaan-saran yang memungkinkan untuk mendukung adanya scripting bahasa.
3.    Layanan speech, yang memungkinkan untuk mengaktifkan sketsa interaktif dalam bentuk pidato.
Serta masih banyak lagi software-software yang terhubung dengan sketchify yang mempermudah user melakukan pekerjaan yang kompleks dengan cukup menggunakan satu system desain interaksi saja.
Tidak hanya menghubungkan dengan software yang memiliki fungsi tertentu saja, sketchify juga menyediakan berbagai pilihan software dengan fungsi yang sama akan tetapi label yang berbeda sehingga pengguna memperoleh kebebasannya untuk memilih.
System desain interaksi sketchify merupakan terobosan baru untuk menyelesaikan sketsa desain interaksi dengan sangat mudah dan interaktif. Sketchify memenuhi kriteria interaksi pengguna dengan sebuah program yang baik. Sehingga untuk kedepannya sketchify dapat menjadi suatu system yang sangat bermanfaat terutama bagi para desainer interaksi baik yang awam maupun yang mahir karena penggunaannya yang sangat interaktif dan tidak menyulitkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar